Dalam menghadapi derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pustakawan dan lembaga perpustakaan dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan sebagai pusat pengetahuan dan literasi masyarakat.
Melalui kegiatan Seminar Pustakawan dan Perpustakaan dengan tema “Menjawab Tantangan Zaman: Reorientasi dan Revitalisasi Pustakawan di Era Kecerdasan Buatan”, diharapkan dapat menjadi wadah untuk:
Melalui kegiatan Seminar Pustakawan dan Perpustakaan dengan tema “Menjawab Tantangan Zaman: Reorientasi dan Revitalisasi Pustakawan di Era Kecerdasan Buatan”, diharapkan dapat menjadi wadah untuk:
1. Meningkatkan pemahaman pustakawan terhadap dinamika kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
2. Mendorong reorientasi peran pustakawan sebagai fasilitator literasi informasi, bukan sekadar pengelola koleksi.
3. Menggali strategi revitalisasi perpustakaan agar mampu menjadi pusat inovasi dan pembelajaran sepanjang hayat.
4. Membangun kolaborasi antar pustakawan, lembaga pendidikan, dan komunitas literasi dalam menciptakan ekosistem pengetahuan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang perpustakaan dan teknologi informasi, dengan pembahasan mendalam mengenai transformasi digital, pemanfaatan AI dalam layanan pustaka, serta penguatan kompetensi pustakawan masa depan.
Melalui seminar ini, diharapkan pustakawan mampu menegaskan kembali jati dirinya sebagai agen perubahan dan penggerak literasi di tengah disrupsi teknologi. Reorientasi dan revitalisasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis agar perpustakaan tetap menjadi sumber inspirasi dan pusat pengetahuan yang hidup di era kecerdasan buatan.











