Urgensi Spiritual di Era Digital Dunia pendidikan saat ini tidak hanya menuntut kecerdasan logika, tetapi juga ketangguhan spiritual. Pada Kamis, 15 Januari 2026, bertepatan dengan 26 Rajab 1447 H, SDN 018 Samarinda Ulu menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema sentral: "Shalat sebagai Cahaya Hatiku."
Mengapa Shalat? Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha menghasilkan satu perintah mutlak: Shalat. Bagi lingkungan sekolah, shalat adalah instrumen manajerial diri yang paling efektif.
Kedisiplinan: Shalat tepat waktu melatih manajemen waktu siswa.
Fokus: Kekhusyukan shalat berkorelasi dengan konsentrasi belajar.
Integritas: Shalat yang benar mencegah perbuatan tidak terpuji (karakter).
















